Serap Aspirasi , Kodrat Sunyoto Dorong Integrasi Situs Purbakala dan UMKM dalam Perda Pemajuan Kebudayaan

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, H. Kodrat Sunyoto
GRESIK |BERITA ADIKARA – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Golkar, H. Kodrat Sunyoto, menyoroti besarnya potensi situs sejarah dan benda purbakala di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 13 (Kabupaten Lamongan dan Gresik) yang belum tergarap maksimal oleh pemerintah.
Dalam kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (reses), Kodrat menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan agar situs-situs purbakala dan benda bersejarah tidak hanya dilestarikan, tetapi juga diintegrasikan menjadi destinasi wisata unggulan.
“Banyak aspirasi yang menginginkan agar benda-benda purbakala dimasukkan sebagai salah satu destinasi wisata. Selama ini, sektor tersebut belum sepenuhnya tersentuh pemerintah, padahal potensinya besar,” ujar Kodrat Sunyoto.
Sebagai mitra kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kodrat menjelaskan bahwa keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemajuan Kebudayaan menjadi landasan hukum yang kuat untuk merealisasikan hal tersebut. Menurutnya, benda-benda peninggalan pemerintahan masa lampau harus menjadi prioritas inventarisasi dan pelestarian.

“Dengan adanya Perda Pemajuan Kebudayaan, hal-hal yang berkaitan dengan sejarah pemerintahan terdahulu harus dijadikan aset budaya. Kita ingin mengetahui apakah benda-benda ini sudah masuk dalam program Dinas Kebudayaan, baik untuk pelestarian maupun pengembangan wisata,” jelasnya.
Lebih lanjut, politisi Partai Golkar ini memaparkan bahwa pengembangan situs purbakala dapat disinergikan dengan konsep Desa Wisata, baik dalam bentuk wisata religi maupun wisata budaya. Hal ini diyakini akan membawa dampak ikutan (multiplier effect) bagi perekonomian lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Jika Desa Wisata berkembang, maka UMKM di sekitarnya juga akan tumbuh. Aspirasi masyarakat, termasuk Kepala Desa, banyak yang menyoroti pentingnya peningkatan wisata untuk mendongkrak UMKM.
Meskipun orientasinya ekonomi, namun karena saya bermitra dengan urusan kebudayaan, maka benda-benda purbakala ini harus dijadikan perhatian utama,” tegas Kodrat.

Selain isu kebudayaan dan ekonomi, Kodrat Sunyoto juga menerima aspirasi terkait kesejahteraan sosial, khususnya mengenai mekanisme insentif bagi marbot masjid dan para pengusaha lokal. Ia memastikan seluruh aspirasi yang masuk, baik terkait infrastruktur budaya maupun kesejahteraan umat, akan diperjuangkan dalam rapat komisi di DPRD Jawa Timur.










