Soroti Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar, Ahmad Iwan Zunaih Dorong Penerapan Kurikulum Anti-Narkoba

0
142
https://beritaadikara.com/soroti-bahaya-na…lum-anti-narkoba/

LAMONGAN |BERITA ADIKARA  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, H. Ahmad Iwan Zunaih, menyoroti ancaman serius peredaran narkotika terhadap generasi muda, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Dalam keterangannya, legislator yang akrab disapa Gus Iwan ini menekankan perlunya langkah masif dan terstruktur untuk menyelamatkan bangsa dari penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan data yang mengkhawatirkan terkait tingkat kematian akibat barang haram tersebut.

“Berdasarkan data yang ada, rata-rata 50 orang meninggal dunia setiap hari di Indonesia akibat narkoba. Jika dikalkulasikan dalam satu tahun, sekitar 18 ribu nyawa melayang. Ini menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Jawa Timur, sedang dalam kondisi darurat narkoba,” ujar Iwan Zunaih.

Menyikapi fenomena maraknya korban narkoba dari kalangan pelajar akhir-akhir ini, Iwan menegaskan bahwa tanggung jawab pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau lembaga tertentu saja. Ia menyerukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), mulai dari orang tua, guru, hingga masyarakat umum.

“Permasalahan narkoba ini harus menjadi ikhtiar kita bersama. Peran orang tua dan guru sangat vital untuk selalu mendampingi dan mengawasi siswa. Jika ditemukan indikasi atau gejala yang mengarah ke sana, harus segera diambil tindakan, seperti konsultasi dengan pihak berwenang atau lembaga rehabilitasi. Jangan sampai memutus komunikasi agar masalah tidak semakin larut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Jatim ini juga menyoroti peran dunia pendidikan. Ia mendorong Dinas Pendidikan untuk tidak hanya gencar melakukan sosialisasi, tetapi juga mengintegrasikan materi bahaya narkoba ke dalam pembelajaran formal.

“Kami di DPRD sangat mendorong adanya kurikulum anti-narkoba. Hal ini penting agar siswa yang belum terpapar memiliki benteng pertahanan diri yang kuat. Sementara bagi yang sudah terpapar, diharapkan muncul kesadaran untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar,” imbuhnya.

Iwan menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatakan perang terhadap narkoba demi masa depan bangsa yang lebih baik.

“Narkoba adalah penyakit bersama yang penanganannya harus serius. Seluruh stakeholder, bukan hanya pemerintah, harus bergerak bersama untuk meminimalisir peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi penerus kita,” pungkasnya.

Leave a reply