Talkshow Solidaritas dan Hukum : Nilai Kemanusiaan Jadi Fondasi Utama Pembangunan Peradaban Kota Surabaya

0
61
https://beritaadikara.com/talkshow-solidar…an-kota-surabaya/

SURABAYA | BERITA ADIKARA – Talkshow mengenai pentingnya nilai kemanusiaan dalam tata kelola perkotaan menjadi sorotan utama dalam gelar wicara bertajuk “Spirit of Humanity and Human Solidarity: Kemanusiaan dan Tata Peradaban Kota” yang diselenggarakan di Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (17/1).

Acara yang dipadati oleh berbagai elemen masyarakat ini menghadirkan dialog lintas tokoh, mulai dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini, akademisi Airlangga Pribadi Kusman, hingga pengamat politik Rocky Gerung.

Dalam forum tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa progresivitas Surabaya tidak lepas dari modal sosial berupa kecintaan warga terhadap kotanya serta transparansi pemerintah. Menurut Eri, keterbukaan birokrasi adalah kunci membangun kepercayaan publik yang berdampak pada harmonisasi lintas suku dan kepedulian lingkungan.

Merefleksikan amanat Bung Karno dan sila kedua Pancasila, ia menyerukan agar generasi muda tidak sekadar menjadikan Pancasila sebagai slogan, melainkan mengejawantahkannya dalam tindakan nyata untuk membangun kota.

“Wali kota sesungguhnya adalah masyarakat Surabaya. Kami meneruskan api perjuangan Bung Karno dengan menempatkan kemanusiaan sebagai jiwa pembangunan,” ujar Eri di hadapan peserta yang antusias.

Pandangan ini diperkuat oleh Airlangga Pribadi Kusman yang menekankan bahwa peradaban kota yang baik lahir dari tata kelola politik yang manusiawi. la mengambil contoh konkret kebijakan penanaman mangrove di era kepemimpinan Tri Rismaharini.

Kebijakan yang tampak sederhana tersebut dinilai memiliki dampak multidimensidari mencegah abrasi, meningkatkan kualitas udara, hingga menciptakan ruang teduh yang secara psikologis mampu menurunkan tingkat kriminalitas dan menaikkan produktivitas warga.

Airlangga mengibaratkan pemerintah sukses sebagai “konduktor” yang berhasil mengorkestrasi kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Rocky Gerung menyoroti aspek keterbukaan komunikasi. Baginya, nilai kemanusiaan tecermin saat sekat antara pemimpin dan rakyat runtuh dalam forum dialogis, memungkinkan terjadinya evaluasi dua arah demi kemajuan pembangunan yang substansial.

Leave a reply