Optimalkan Kinerja Selama Ramadan, Kabag Umum Sekwan Tekankan Pelayanan Tetap Maksimal

0
24
https://beritaadikara.com/optimalkan-kiner…n-tetap-maksimal/

SURABAYA | BERITA ADIKARA – Bagian Umum Sekretariat DPRD (Sekwan) telah menyusun serangkaian program kegiatan religi dan sosial guna menyambut bulan suci Ramadan.

Meski tengah menjalankan ibadah puasa, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekwan ditekankan untuk tetap menjaga produktivitas dan kualitas kinerja pelayanan.

Kepala Bagian Umum Sekwan, Ariful, menyampaikan bahwa momentum Ramadan seharusnya menjadi pemacu semangat bagi para pegawai untuk memberikan hasil kerja yang lebih baik. Menurutnya, bekerja merupakan salah satu bentuk ibadah yang nilai pahalanya dilipatgandakan di bulan suci.

“Bulan Ramadan bukan sebuah halangan, tetapi menjadi sarana bagi kita untuk mengaplikasikan diri menjadi lebih baik. Harapan kami, aktivitas kinerja ASN justru semakin bagus dan tidak terganggu,” ujar Ariful saat memberikan keterangan di kantornya.

  • Rangkaian Kegiatan Ramadan
    Pihak Sekwan telah menjadwalkan tujuh agenda utama yang menggabungkan aspek spiritual dan kepedulian sosial, di antaranya:
  • 27 Februari: Pembagian takjil (Takjil on the Road) di lingkungan kantor.
  • 6 Maret: Program berbagi sembako bagi warga sekitar.
  • 11 Maret: Buka puasa bersama seluruh staf (Harmoni Ramadan).
  • 12-13 Maret: Pelaksanaan Qiyamul Lail dan Sahur on the Road.
  • Setiap Hari: Tadarus Al-Qur’an rutin yang dilaksanakan di lingkungan kantor.

Terkait penyesuaian jam kerja, Ariful menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu surat edaran resmi. Namun, berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya terdapat pergeseran jam masuk (pukul 08.00 WIB) dan jam pulang yang lebih awal.

Menanggapi fenomena ASN yang kerap memanfaatkan waktu untuk beristirahat berlebihan atau tidur di mushola selama jam kerja, Ariful memberikan teguran persuasif. Ia menegaskan bahwa ibadah tambahan seperti doa dan zikir sebaiknya dioptimalkan pada jam istirahat yang telah disediakan.

“Tidur saat istirahat diperbolehkan, namun jangan sampai kebablasan hingga mengabaikan tugas. Apapun yang tidak sesuai aturan akan kami berikan pemahaman atau peringatan. Kita harus proporsional, karena kerja dan puasa itu sama-sama ibadah,” tegasnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Sekretariat DPRD berharap suasana religius dapat terbangun tanpa mengurangi profesionalisme ASN dalam menjalankan kewajibannya sebagai pelayan publik.

Leave a reply