Soroti Keamanan dan Pengaruh Medsos, Rasiyo: Pembinaan di Rumah Jauh Lebih Penting

0
93
https://beritaadikara.com/soroti-keamanan-…uh-lebih-penting/

Surabaya | BERITA ADIKARA – Anggota Fraksi Demokrat, Dr. H. Rasiyo, M.Si., menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan di berbagai lini, mulai dari lingkungan sekolah hingga keluarga, untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan dan dampak negatif perkembangan zaman.

Rasiyo mendesak agar keamanan di institusi pendidikan ditingkatkan secara serius. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk saling terhubung dan bersiap siaga.

“Kepala sekolah harus waspada, sekarang keamanan di sekolah juga harus ditingkatkan.

Jangan lengah,” tegas Rasiyo. Ia menambahkan bahwa aparat keamanan, seperti Polres dan Polsek, juga harus dilibatkan sesuai dengan wilayahnya masing-masing.

Menurutnya, situasi saat ini menuntut perhatian yang “luar biasa” dan tidak bisa lagi dianggap “biasa-biasa saja”.

Meski keamanan formal di sekolah penting, Rasiyo menyoroti bahwa kunci utama pencegahan terletak pada lingkungan keluarga. Ia menegaskan bahwa pembinaan di rumah memiliki peran yang jauh lebih krusial.

“Orang tua juga waspada, karena pembinaan di rumah itu jauh lebih penting,” ujarnya.

Ia menguraikan bahwa pengawasan aktif adalah tanggung jawab utama keluarga. Orang tua didorong untuk memonitor aktivitas anak, termasuk menanyakan alasan jika anak pulang terlambat dari jam sekolah yang seharusnya.

“Harus diawasi. Kalau anak-anak pulang terlambat ditanya,” katanya. “Makanya pengawasan di rumah adalah tanggung jawab keluarga. Itu kunci supaya nggak terjadi [hal-hal yang tidak diinginkan.”

Rasiyo secara khusus menunjuk perkembangan media sosial (sosmed) sebagai salah satu faktor yang membutuhkan kewaspadaan ekstra dari orang tua.

“Ini kan karena perkembangan sosmed yang mungkin semua kurang waspada,” analisisnya. “Orang tua harus mau filter pengaruh negatif.”

Rasiyo mengingatkan bahwa tugas pengawasan adalah kewajiban fundamental orang tua, baik ayah maupun ibu, yang tidak boleh ditinggalkan meskipun sibuk bekerja.

“Salah satunya tugasnya orang tua itu mengawasi anaknya. Harus dilakukan monitoring. Ya, rutin lah, rutin. Jangan jemuh-jemuh, jangan cepat bosan,” pesannya.

Leave a reply