Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jawa Timur Aman dan Sehat Jelang Idul Adha 2026

0
19
https://beritaadikara.com/khofifah-pastikan-stok-hewan-kurban-jawa-timur-aman-dan-sehat-jelang-idul-adha-2026/

Jawa Timur | Berita Adikara – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan ketersediaan hewan kurban dalam kondisi aman, sehat, dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau sejumlah sentra peternakan sapi di Kabupaten Lamongan dan Bojonegoro untuk memastikan kesiapan distribusi ternak kurban ke berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kunjungannya ke peternakan sapi di Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Khofifah melihat langsung kondisi kandang, kualitas pakan ternak, hingga pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter veteriner. Ia menegaskan bahwa pengawasan kesehatan ternak terus diperketat guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Menurutnya, langkah pengawasan menjadi sangat penting karena lalu lintas distribusi ternak menjelang Iduladha mengalami peningkatan signifikan.

Khofifah menyampaikan bahwa Jawa Timur hingga kini masih menjadi salah satu daerah pemasok utama hewan kurban nasional. Berdasarkan laporan dinas peternakan kabupaten dan kota se-Jawa Timur, total ketersediaan ternak kurban pada tahun 2026 mencapai lebih dari dua juta ekor, terdiri dari sapi, kambing, dan domba. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jawa Timur maupun permintaan dari luar daerah.

Menurut Khofifah, tingginya permintaan hewan kurban setiap menjelang Iduladha menjadi momentum penting bagi para peternak lokal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka. Pemerintah provinsi, kata dia, terus berupaya memberikan pendampingan kepada peternak agar kualitas ternak tetap terjaga dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.

Selain memastikan kesehatan ternak, pemerintah daerah juga memperkuat pengawasan distribusi hewan kurban antarwilayah. Pemeriksaan dokumen kesehatan hewan dilakukan secara ketat untuk memastikan seluruh ternak yang keluar maupun masuk ke Jawa Timur memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan rasa aman dan nyaman.

Di Lamongan, Khofifah juga menyempatkan berdialog dengan para peternak sapi yang mengaku mengalami peningkatan permintaan dibanding tahun sebelumnya. Sejumlah peternak menyebut banyak pembeli datang dari berbagai kota di Pulau Jawa hingga luar pulau untuk mencari sapi kurban dari Jawa Timur karena kualitasnya dinilai baik dan sehat. Pemerintah provinsi berharap kondisi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sektor peternakan rakyat di pedesaan.

Pengawasan kesehatan hewan sendiri melibatkan dokter hewan, petugas kesehatan ternak, dan dinas terkait di seluruh kabupaten dan kota. Hewan yang ditemukan sakit atau tidak memenuhi syarat kesehatan dipastikan tidak akan diperjualbelikan untuk kebutuhan kurban. Pemerintah juga mengintensifkan vaksinasi dan pemeriksaan rutin untuk mencegah potensi penyebaran penyakit ternak.

Khofifah menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan hewan kurban bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan perlindungan kesehatan masyarakat. Ia meminta seluruh peternak dan pedagang hewan kurban mematuhi aturan kesehatan hewan yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang layak, sehat, dan aman dikonsumsi.

Momentum Iduladha tahun ini juga disebut memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi rakyat. Aktivitas jual beli ternak meningkat tajam dan melibatkan banyak pelaku usaha, mulai dari peternak, pedagang pakan, jasa transportasi ternak, hingga pekerja harian di sektor peternakan. Pemerintah berharap perputaran ekonomi tersebut mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya di wilayah sentra peternakan.

Di sisi lain, masyarakat menyambut positif kepastian stok hewan kurban yang disampaikan pemerintah provinsi. Banyak warga merasa lebih tenang karena pemerintah melakukan pengawasan langsung terhadap kondisi kesehatan ternak. Kepastian tersebut dinilai penting mengingat masyarakat masih memiliki kekhawatiran terhadap penyebaran penyakit hewan yang sempat muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan pengawasan terhadap hewan kurban akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Iduladha selesai. Pos pemeriksaan kesehatan hewan disiagakan di berbagai jalur distribusi utama untuk memastikan tidak ada ternak bermasalah yang beredar di pasaran. Pemerintah juga mengimbau masyarakat membeli hewan kurban dari penjual resmi yang telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari petugas berwenang.

Dengan kesiapan stok ternak yang mencukupi dan pengawasan kesehatan yang diperketat, Jawa Timur optimistis mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat secara aman dan lancar pada Iduladha 2026. Pemerintah berharap momentum hari besar keagamaan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi peternak dan masyarakat di berbagai daerah.

Leave a reply