Santri Tembus Kedokteran & SMK Makin Di Depan, Ketua PAN Sidoarjo Minta tolong Pemda untuk perhatikan

0
96

SIDOARJO | BERITA ADIKARA – Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sidoarjo menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas sederet prestasi yang berhasil ditorehkan oleh sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Sidoarjo. Kebanggaan ini menyusul banyaknya lulusan pesantren yang berhasil menembus berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit di Indonesia.

“Kami merasa bangga, pondok pesantren kini bisa berprestasi. Banyak santri yang berhasil masuk ke PTN, bahkan ada yang menembus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) dan Universitas Brawijaya (UB). Ini merupakan kebanggaan bagi kami atas nama warga Sidoarjo,” ungkap Ketua PAN Sidoarjo.

Menurutnya, capaian luar biasa ini merupakan bukti bahwa orang tua (wali murid) saat ini sudah sangat melek terhadap kualitas pendidikan agama. Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pesantren sekaligus berhasil mematahkan stigma negatif yang selama ini beredar di sebagian kalangan.

“Ke depan, mudah-mudahan tidak ada lagi stigma bahwa memasukkan anak ke pondok pesantren adalah bentuk hukuman karena anak tersebut nakal atau bandel. Pondok pesantren itu sejatinya adalah tempat untuk membina pendidikan agama maupun pendidikan umum,” tegasnya.

Atas kemajuan ini, Ketua PAN Sidoarjo menuntut agar Kementerian Agama (Kemenag) maupun Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan porsi perhatian yang lebih serius. Ia berharap ada reward atau penghargaan khusus bagi pesantren yang berprestasi.

“Pemerintah daerah tidak boleh memandang sebelah mata terhadap pondok pesantren. Perlakuan atau bantuan anggaran apapun harus benar-benar diperhatikan, jangan hanya pendidikan umum saja yang diutamakan. Santri juga terbukti mampu menguasai ilmu umum seperti kedokteran, ekonomi, manajemen, hingga teknik,” paparnya.

Dorong Pemprov Perbanyak SMK di Sidoarjo

Selain menyoroti keberhasilan pendidikan pesantren, Ketua PAN Sidoarjo juga memberikan catatan khusus terkait alokasi anggaran dan perhatian terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang wewenangnya berada di bawah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

Pihaknya berharap Pemprov memberikan perhatian yang lebih luas terhadap pengembangan SMK di Sidoarjo. Hal ini didasari oleh tingginya minat masyarakat dan rekam jejak prestasi yang ditunjukkan oleh sejumlah SMK unggulan di Sidoarjo.

“SMK di Sidoarjo sangat unggul. Contohnya SMK jurusan perkapalan yang murid-muridnya sudah mendapatkan proyek langsung dari PT PAL, serta SMK perhotelan yang sudah bisa mengelola hotel sendiri. Ini bukti bahwa SMK sangat diminati dan berprestasi,” jelasnya.

Sebagai langkah ke depan, ia mendesak agar Pemprov melakukan pemerataan fasilitas pendidikan vokasi di seluruh wilayah Sidoarjo. “Harapan kami, pemerintah bisa mendirikan SMA atau SMK di kecamatan-kecamatan yang saat ini belum memiliki fasilitas tersebut. Ke depan, kita harus memprioritaskan SMK,” pungkasnya.

Leave a reply