Dinilai Sudutkan Surya Paloh, NasDem Jatim Protes Keras Sampul Majalah Tempo

1
160

SURABAYA | BERITA ADIKARA – Gelombang protes dan reaksi keras dari fungsionaris serta kader Partai NasDem terus mengalir menyusul publikasi sampul (cover) terbaru Majalah Tempo yang menampilkan sosok Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh. Di Jawa Timur, kader NasDem menilai ilustrasi dan narasi yang diangkat dalam edisi tersebut sangat tendensius dan menyudutkan pimpinan tertinggi partai.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Timur, Aminurokhman, secara tegas menyatakan keberatan atas gaya pemberitaan majalah tersebut. Ia menilai bahwa penggambaran Surya Paloh dalam sampul itu jauh dari fakta objektif dan sarat akan opini negatif.

“Kami memandang apa yang ditampilkan oleh Majalah Tempo pada edisi terbarunya sebagai bentuk pembunuhan karakter melalui karya jurnalistik. LPenggambaran tersebut cenderung menggiring opini publik ke arah yang negatif dan sangat menyudutkan Bapak Surya Paloh,” ujar Aminurokhman di Surabaya, Rabu.

Aminurokhman menegaskan bahwa jajaran pengurus dan kader NasDem di tingkat wilayah hingga daerah di Jawa Timur menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap kebebasan pers. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap produk jurnalistik harus senantiasa berpedoman teguh pada Kode Etik Jurnalistik, terutama terkait asas keberimbangan dan itikad baik.

“Kami di NasDem sangat menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi. Namun, kebebasan tersebut bukan berarti kebebasan untuk menghakimi tanpa dasar yang kuat dan bukti yang objektif.

Media massa harus tetap menjaga netralitas, bukan menjadi alat untuk menjatuhkan kredibilitas tokoh politik tertentu, apalagi di tengah dinamika politik yang sedang menghangat,” tegasnya.

Menyikapi hal ini, DPW Partai NasDem Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah strategis dan tegas yang akan diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Melayangkan nota protes resmi secara langsung kepada jajaran redaksi Tempo.
  • Melaporkan sengketa pemberitaan ke Dewan Pers untuk ditindaklanjuti sesuai dengan Undang-Undang Pers dan regulasi yang berlaku.
  • Menuntut klarifikasi dan permohonan maaf terbuka dari pihak media yang bersangkutan apabila terbukti terdapat pelanggaran etik dalam proses pemberitaan tersebut.

Gelombang protes ini tidak hanya terjadi di pusat, melainkan juga memicu aksi solidaritas kader NasDem di berbagai daerah, termasuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Para kader merapatkan barisan untuk membela muruah partai dan ketua umum mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi Tempo belum memberikan pernyataan resmi atau klarifikasi terkait reaksi keras dari para kader Partai NasDem. Sesuai dengan mekanisme penyelesaian sengketa jurnalistik, hak jawab dan proses mediasi di bawah naungan Dewan Pers diperkirakan akan menjadi jalan keluar utama bagi kedua belah pihak.